Konfigurasi File Server
Disini saya akn menjelaskan sedikit tentang FileServer Resource Manager adalah sebuah fitur yang harus di aktifkan pada Server Windows yang berfungsi memanage dan mengelola kuantitas dan type file yang terdapat pada server . Fitur ini di aktifkan banyak data yang terdapat pada server bisa di tentukan jenis file yang bisa di simpan sehingga memaksimalkan storage hardisk yang kita gunakan
Pertama tama kita buka service manager.. disini kita akan menambahkan file server terlebih dahulu klik add roles and feature
Disini kita centang tipe instalasi role base or feature based installation untuk mengkonfigurasi single server lalu next
Pilih tujuan server nya yang ingin di tambahkan fitur FSRM nantinya
Pilih di bagian File server resource manager untuk menambahkan fitur nya
Disini kita klik add feature
Dibagian ini next ajah
Cek list restart the destination server automaticcally if required jika ingin sertar secara otomatis ketika FSRM sudah selesai di install lalu klik install
Sedang memproses intallasi. kalo sudah selesai kita close ajah
Di bagian tools otomatis ada FSRM
Lalu kita klik menu Quota management dan di situ terdapat Quota Templates disitu kita membuat quota templates baru dengan cara klik di bagian action Create Quota Template
Disini sya membataskan quota limit 100mb untuk aplikasi disitu kita buat saja template name nya lalu bebas juga Deskripsinya setelah itu klik add
Centang di bagian Send e-mail to the following administrator dan centang pula send e-mail to the user who exceeded thw threshold yang akan nantinya ada notifikasi jika sudah melebihi kuota yang di berikan
Jika sudah muncul pop up notifikasi seper ini kita yes ajah
Lalu kita kebagian Event log disitu kita centang sent warning to event log untuk memberitahukan notifikasi Event log
Untuk report pilih sesuai report yang di inginkan dengan memberi centang
Pada Generate report pilih report yang akan di inginkan misal duplicate
file quota file screen dsbnya lalu kita klik ok saja
Maka akan muncul penambahan quota baru sesuai path yang kita inginkan tadi
Verifikasi
1.Kita tambahkan satu file virtualbox,perhatikan ukuran yaitu 104878KB bererti file ini besar sehingga tidak bisa di terima di folder aplikasi quota karna tidak memiliki ruangan cuma 100K
2.Setelah itu kita copy paste file tersebut lalu masukan folder di quota yang kita buat tadi karna ukurannya terlalu besar maka tidak bisa memenuhi spacehardisk
3.Bila kita menguji di client maka folder tersebut kita sharing Klik kanan file tersebut kemudian pilih propertis
4.Pilih tab Sharing kemudian pilih advandvanced sharing lalu kita klik
5.Kemudian cek list Shere this folder kemudian klik permissions untuk menentuka user yang dapat mengakses folder
6.Buat quota tersebut pilih add untuk menambahkan user untuk mengakses file
7.Pilih advanved kemudian cari user dengan mengklik tombol find now lalu pilih user administrator kemudian klik ok
8.Permession untuk administrator klik yang Full control supaya bisa mengedit file
9.Kita coba di client windows 10 perlu diperhatikan firewall harus di matikan di server mupun di client kemudian klik File explorer kemudian masukkan ip server dengan ip ://192.168.2.103 lalu tekan enter
10.Folder yang sudah di sharing akan muncul pada client kita coba buat folder baru
Konfigurasi screen
1.Buka FSRM kumudian klik file screening management pilih file group kemudian klik kanan file dengan memilih Create file group
2.Membuat file group yang akan di screening sedangkan isi file screeninig tersebut kita sisikan file inclued dan exclued dimana file yang tidak boleh {inclued file} yang bereaksi ".exe dan yang exclued dengan file yang bertext ".txt
3.File group yang sudah di buat dapat di lihat seperti gambar di bawah ini
4.Isiikan template sesuai yang anda inginkan lalu screening type active screening kemudian file yang di blok sesuai dengan group yang di buat tadi
5.Pada tab event log beri cek list pada send warning to event log untuk memberikan informasi pada server bahwa file tersebut akan di buat warning
6.File screen yang sudah di buat dapat di lihat pada gambar di bawah ini
7.Selanjutnya tambahkan file screen untuk proses pengecekan pada file screening klik kanan file kemuduan pilih create file screen
8.Menentukan file yang dapat di jadikan screening cari folder tempat lalu tentukan propertis file screening
9.File screening yang sudah di buat dapat di lihat pada gambar di bawah ini
verifikasi
1.Untuk pengujian bisa di uji di server atau client dengan menambahkan file ".exetidak dapat masuk dalam folder tersebut
2.File yang diiizinkan yang ".txt dapat di terima folder ersebut bisa di cek seperti gambar di bawah ini
3.Klik tools lalu klik Event Viewer
4.Bila di cek server manager lalu pilih tools kemudian pilih event log ketika sudah di buka makan akan muncul aplication kemudian cari warning FSRM
Setorage Report Managent
1.Buka Storage Report Managent kemudian klik Generate Report Now
2.Pada storage report task pilih report yang diinginkan misal duplicate file, file screening, large file dan quota usage. Kemudian pilih file format yang diinginkan dalam bentuk html
3.Discope kita klik add
4.Pada tab scope tentukan drive mana yang dijadikan report. Misal drive C, Kemudian kita klik oke.
5.Setelah kita klik Ok maka akan muncul generate report dengan memilih wait for report tobe generate dengan arti kata kita akan menunggu report segera.
6.Report keseluruhan data akan dimunculkan namun kita akan coba memilih data yang large file
7.File yang berupa file terbesar akan di munculkan seperti gambar di bawah ini
File Management Task
1.Buka File Server Resource Manager kemudian klik File Management Tasks pada tab action pilih Create File Management Tasks.
2.Setelah kita pilih Create File Management Tasks pada tab General Isikan Task name sesuai keinginan anda misal Document download. Begitu juga dengan deskripsi file tersebut
3.Pada tap scope klik add untuk mmenambahkan folder yang dijadikan sebagai file yang akan di manage. Dalam hal ini drive C yang sering dijadikaan penyimmpanan file download dari internet Letakkan path tersebut sesuai data yang di inginkan misal C:\User\Administrator\Download. jadi setiap ada file yang di download akan dimanage esuai dengan schedule yang dibuat
4.Pada tap action type file ada 3 yakni File Expiration Custum RMS Encription pilih type file File Expiration lalu klik Browse letakkan tempat penyediaan file expired sebelum di hapus bisa juga path di arahkan langsung pada Recycle Bin. Disini file data dari folder download data sebelum di hapus bisa di buat satu folder dengan nama file expired
5.Setelah itu klik tab Notification kemudian klik Add untuk menambahkan satu notifikasi pada saat proses pengiriman file. Event log secara default 15 bisa kita rubah menjadi 0 supaya data bisa diproses secepatnya
6.File notification sudah di aktifkan kemudian masuk pada tab report .Tab report ini berfungsi memberikan laporan dalam bentuk html ,csv,txt lalu pilih HTML
7.Pada tab condition ceklis hari pada saat di create, dimodifikasi, diakses start awal mulai dari 0 sehingga data di proses lebih mudah
8.Selanjutnya masuk pada tab schedule untuk menentukan file tersebut digunakan boleh mingguan atau bulanan. Dalam hal ini kita pilih setiap jam 16.05 wib pada hari Rabu dilakukan proses pengecekan data expired.
8.Data documen yang sudah di isi dapat di cek pada scope berikut ini.Klik kanan pada file tersebut
9.Data file pada folder download seperti di bawah ini. Terdiri dari 5 file
Verifikasi
1.Proses verifikasi dengan mengklik kanan file yang sudah ada pada management tasks lalu pilih Run File Management Task Now atau bisa juga pada tab action pilih run task management now
2.Muncul pop up run file management pilih Wait for the task to complate <this can take hours or days>. ini berarti saat perpindahan data expired dilakukan pada menunggu sesuai schedule
3.Proses file running task sedang berlangsung tunggu sampai proses selesai
4.Secara otomatis akan muncul laporan secara HTML yang berisi 5 file tadi yang berada dalam folder download
5.Kita cek data pada drive D tempat path penyimpanan data expired. Bisa juga di cek pada folder download dan hasilnya pasti kosong
6.Untuk event log dapat dipilih pada Event Viewer lalu pilih application kemudian cari file warning seperti gambar berikut
Wassalamualaikum Wr.Wb


































































Leave a Comment